MA Al-Islam Jamsaren Bersama KUA Kec. Serengan Gelar Pelatihan Penentuan Arah Kiblat Melalui Fenomena Rashdul Qiblat

Surakarta, 16 Juli 2026 – MA Al-Islam Jamsaren Surakarta bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Serengan Kota Surakarta menyelenggarakan Pelatihan Penentuan dan Pengecekan Ketepatan Arah Kiblat pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dengan memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat, yaitu peristiwa astronomi ketika posisi Matahari berada tepat di atas Ka’bah di Makkah sehingga bayangan benda yang tegak lurus akan menunjukkan arah kiblat secara akurat.

Pelatihan yang diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, dan perwakilan peserta didik ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan praktis dalam menentukan arah kiblat sesuai kaidah ilmu falak. Peserta tidak hanya memperoleh penjelasan mengenai dasar-dasar astronomi Islam, tetapi juga melakukan praktik langsung mengamati bayangan Matahari pada waktu terjadinya Rashdul Qiblat.

Dalam sesi materi, tim dari KUA Kecamatan Serengan menjelaskan bahwa fenomena Rashdul Qiblat merupakan salah satu metode ilmiah yang telah lama digunakan untuk melakukan verifikasi arah kiblat masjid, musala, maupun tempat ibadah lainnya. Metode ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi karena memanfaatkan posisi Matahari yang berada tepat di atas Ka’bah pada waktu tertentu setiap tahunnya.

Kepala Kantor KUA Kecamatan Serengan Surakarta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan Kementerian Agama dalam meningkatkan literasi ilmu falak di kalangan generasi muda.

“Fenomena Rashdul Qiblat merupakan momentum yang sangat berharga karena hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu. Melalui pelatihan ini kami berharap para guru dan peserta didik tidak hanya mengetahui teori arah kiblat, tetapi juga mampu melakukan pengecekan secara mandiri dengan metode ilmiah yang mudah dipraktikkan. Sinergi antara KUA dan madrasah seperti ini menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi keagamaan yang berbasis ilmu pengetahuan,” ujar Kepala Kantor KUA Kecamatan Serengan Surakarta.

Sementara itu, Kepala MA Al-Islam Jamsaren Surakarta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan ilmu agama dan sains dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KUA Kecamatan Serengan atas kolaborasi yang sangat bermanfaat ini. Melalui pelatihan Rashdul Qiblat, peserta didik memperoleh pengalaman belajar secara langsung bahwa ajaran Islam memiliki keterkaitan yang erat dengan perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya astronomi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan karakter religius dan peningkatan kompetensi peserta didik,” ungkap Much. Syafii, S.Ag., M.Pd., Kepala MA Al-Islam Jamsaren Surakarta.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Saat waktu Rashdul Qiblat tiba, seluruh peserta melakukan pengamatan bayangan menggunakan tongkat tegak lurus yang telah dipersiapkan. Dari praktik tersebut, peserta dapat melihat secara langsung arah kiblat yang benar berdasarkan arah bayangan Matahari, kemudian membandingkannya dengan arah kiblat yang telah digunakan sebelumnya.

Melalui kegiatan ini, MA Al-Islam Jamsaren Surakarta berharap peserta didik semakin memahami pentingnya ketelitian dalam pelaksanaan ibadah sekaligus menumbuhkan minat terhadap kajian ilmu falak sebagai salah satu khazanah keilmuan Islam yang relevan dengan perkembangan sains modern. Kolaborasi antara madrasah dan KUA Kecamatan Serengan juga diharapkan terus berlanjut dalam berbagai program edukatif lainnya untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di Kota Surakarta.

 

 

 

Sc : Kukuh Nugroho, S.Pd.I.,M.Pd.