Semarak Hari Santri Nasional 2026, Pondok Pesantren Jamsaren Surakarta Gelar Jalan Sehat Diikuti 2.000 Santri

SURAKARTA — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, Pondok Pesantren Jamsaren Surakarta menggelar kegiatan jalan sehat pada Senin, 19 Oktober 2026. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Pondok Pesantren Jamsaren tersebut diikuti sekitar 2.000 santri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, MI, MTs, hingga MA Al-Islam Jamsaren Surakarta.

Kegiatan ini berlangsung meriah dengan semangat kebersamaan yang melibatkan keluarga besar pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Jamsaren. Selain bertujuan menjaga kebugaran jasmani, jalan sehat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa persaudaraan, serta memperkuat kecintaan para santri terhadap pesantren.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Jamsaren, Ibu Dr. Drs. H. Chustiyatun, M.Ag., dalam draf sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap tradisi pesantren kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan kepada para santri bahwa menjadi santri tidak hanya tentang menuntut ilmu agama, tetapi juga menjaga kesehatan, mempererat persaudaraan, serta meneruskan perjuangan para ulama. Semoga semangat Hari Santri terus tumbuh dalam diri setiap santri dan menjadi bekal untuk berkontribusi bagi agama, masyarakat, dan bangsa,” demikian draf kutipan yang dapat dikonfirmasi kepada Ketua Yayasan.

Tidak hanya jalan sehat, kegiatan semakin semarak dengan pembagian door prize kepada para peserta. Pembagian hadiah tersebut menambah antusiasme santri sekaligus menciptakan suasana kebersamaan dan kegembiraan dalam memperingati Hari Santri Nasional 2026.

Sebagai upaya mengenalkan sejarah dan identitas pesantren kepada generasi muda, acara juga diisi dengan pemutaran film dokumenter tentang sejarah Pondok Pesantren Jamsaren. Melalui tayangan tersebut, para santri diajak mengenal perjalanan sejarah pesantren serta memahami pentingnya melestarikan warisan keilmuan Islam dan perjuangan para pendahulu.

Kepedulian terhadap kesehatan juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Panitia bekerja sama dengan RS PKU Muhammadiyah Surakarta untuk menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta. Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga pesantren mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari upaya mendukung aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan berakhir pada pukul 10.00 WIB. Partisipasi sekitar 2.000 santri dari jenjang TK hingga MA menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan keluarga besar Pondok Pesantren Jamsaren Surakarta dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Jamsaren Surakarta berharap nilai-nilai keislaman, semangat kebangsaan, kepedulian terhadap kesehatan, dan penghargaan terhadap sejarah pesantren semakin tertanam dalam diri para santri. Peringatan Hari Santri Nasional pun menjadi momentum untuk meneguhkan peran santri sebagai generasi penerus yang berilmu, berakhlak mulia, sehat, dan siap memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

 

 

Sc : Kukuh Nugroho, M.Pd.